Informasi Umum




Tentang Moratelindo


Terkenal dalam infrastruktur serat optik untuk jaringan telekomunikasi, Moratelindo menjadi salah satu penyedia akses jaringan terbesar di Indonesia. Berkantor pusat di Jakarta, Moratelindo didukung oleh para profesional dan pakar yang memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun di industri ini. Memiliki pengalaman untuk melayani berbagai segmentasi pelanggan seperti telekomunikasi, pemerintah dan industri lainnya.

Moratelindo Cable System 1 (MIC-1) adalah jaringan internasional pertama yang dibangun oleh Moratelindo dengan panjang kabel sekitar 81,5 kilometer, menghubungkan Batam dan Singapura pada 2007. Moratelindo juga berhasil menggelar kabel darat di dalam wilayah Singapura dengan panjang kabel sekitar 23 kilometer dari titik pendaratan Changi ke Global Switch.

Moratelindo memiliki jaringan nasional yang menghubungkan pulau Sumatera - Jawa - Bali dengan panjang kabel 7.167 kilometer. Kemudian pada tahun 2011, Moratelindo membangun infrastruktur serat optik yang menghubungkan Batam - Dumai - Malaka (BDM) dengan panjang kabel 403 kilometer. Beberapa tahun kemudian, Moratelindo mengembangkan serat optik internasional kedua yang menghubungkan Jakarta, Bangka, Bintan, Batam dan Singapura (B3JS) dengan panjang kabel 1.234 kilometer. Selain itu, untuk memberikan koneksi internet berkecepatan tinggi yang dapat diandalkan pada tahun 2014, membangun pula jaringan untuk mengakses Jambi dan Batam (JIBA) dengan panjang kabel 414 kilometer.

Kami memiliki backbone dengan rentang kapasitas besar dari Sumatera Backbone (SBB) 580 Giga, Java Backbone 430 Giga, Surabaya - Denpasar Backbone 100 Giga hingga B3JS Backbone 1.400 Giga. Selain itu, Moratelindo juga memiliki akses kabel dalam kota (innercity) di beberapa kota di Indonesia yang tersebar di Jakarta, Surabaya, Medan, Palembang, Batam, Jambi, Bandung, Semarang, Solo, Yogya, Madiun, Cirebon, Malang, Jember, Bogor, Pekanbaru, Dumai , Lampung, Serang, Pekalongan, Tegal, Purwokerto, Bangka, Bali, dan Makasar dengan total panjang 11.388 kilometer.

Pada 2015, melalui merek Oxygen.id, Moratelindo mengembangkan jaringan serat optik di dalam kawasan distrik bisnis (dalam kota) untuk menyediakan akses internet kecepatan tinggi. Peran Oxygen.id adalah untuk berpartisipasi aktif dalam setiap jenis industri mulai dari pendidikan, usaha kecil dan menengah, perawatan kesehatan, hotel, manufaktur, pertahanan, minyak & gas, pemerintah hingga industri media. Sekarang, jaringan Oxygen.id tersedia di lebih dari 200 bangunan tinggi di Jakarta.

Pada tahun 2016, Pemerintah Indonesia mempercayakan Moratelindo untuk menjalankan proyek strategis nasional dengan menunjuk Moratelindo sebagai pemenang tender Palapa Ring Barat dan Palapa Ring Timur. Dengan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), melalui anak usahanya yaitu PT Palapa Ring Barat (PRB) dan PT Palapa Timur Telematika (PTT), Moratelindo telah berhasil membangun jaringan fiber optic dengan total panjang jaringan mencapai 10.710 km, dimana PRB membangun sepanjang 2.256 km jaringan fiber optic darat yang menghubungkan wilayah Riau, Kepulauan Riau, Natuna dan Singkawang; dan PTT membangun sepanjang 8.454 km jaringan fiber optic yang terbagi menjadi 50% jaringan fiber optic laut, 45% jaringan fiber optic darat dan 5% microwave links, yang menghubungkan wilayah NTT, NTB, Maluku, Papua dan Papua Barat. Jaringan Palapa Ring Barat sudah mulai beroperasi sejak tahun 2018, sedangkan Jaringan Palapa Ring Timur mulai beroperasi sejak tahun 2019. Melibatkan kedua proyek ini adalah salah satu komitmen Moratelindo untuk berpartisipasi dalam “Membangun Negeri”.

Sebagai salah satu perusahaan penyedia jasa infrastruktur telekomunikasi terbesar di Indonesia, saat ini Moratelindo telah menggelar jaringan kabel serat optik (fiber optic) sepanjang 36.951 km yang terdiri dari jaringan fiber optic darat dan laut. Jaringan fiber optic tersebut meliputi Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku Barat Daya, Papua, Papua Barat, Singapura dan Malaka. Moratelindo akan terus membangun jaringan fiber optic di seluruh kota-kota yang ada di wilayah Indonesia sampai dengan terpenuhinya semua kebutuhan telekomunikasi masyarakat Indonesia .

Selain menyediakan akses jaringan, Moratelindo juga memiliki Nusantara Data Center (NDC) berskala internasional yang berlokasi di 5 kota besar, Jakarta, Batam, Medan, Surabaya, dan Palembang. Semua NDC dilengkapi dengan bahan berkualitas terbaik untuk memastikan keamanan penyimpanan data dan didukung oleh lebih dari satu jaringan agar tetap aman dan dapat diakses.

Salah satu bisnis yang menguntungkan di Indonesia adalah industri hiburan. Maka pada tahun 2017, Moratelindo telah meluncurkan layanan Fiber To The Home dengan nama merek Oxygen.id Home. Oxygen.id Home adalah hiburan multimedia tanpa batas yang dapat dinikmati untuk pelanggan residensial. Dengan pilihan paket kecepatan internet hingga 100 Mbps dan dibundel dengan lebih dari 70 saluran TV kabel lokal dan internasional, Oxygen.id Home menyediakan hiburan tanpa batas dan lengkap untuk keluarga. Ini juga salah satu komitmen kami dalam mempromosikan kualitas masyarakat modern dan mendukung cara kami berkomunikasi dalam bekerja, berbisnis, dan bersosialisasi.

Sejak didirikan pada tahun 2000 hingga saat ini, Moratelindo adalah operator jaringan layanan telekomunikasi domestik yang menjalankan bisnisnya di bidang ekosistem broadband, yaitu internet, pusat data, sewa jaringan interkoneksi, domestik dan internasional. Berikut ini adalah uraian umum untuk setiap segmen / layanan bisnis yang ditawarkan oleh Perusahaan:

Ruang Lingkup Bisnis:


Konektifitas
Suatu layanan sewa kapasitas jaringan (sewa link) yang menghubungkan suatu node ke node tujuan lainnya baik lokal maupun international yang dipergunakan oleh Perusahaan Telco, ISP maupun Pelanggan Enterprise.

  • International Private Leased Circuit (IPLC - SuperNAP)
  • Domestic Leased Circuit (DLC - MetroM)
  • Local Loop (Inner City)
  • Dark Fiber
  • Oxygen.id METRO

Jasa Internet
Suatu layanan koneksi dari pelanggan ke Internet Global dengan jalur koneksi yang bersifat Dedicated yang dipergunakan oleh pelanggan ISP, Pelanggan Enterprise maupun yang bersifat Broradband (Burstable) untuk pelanggan Enterprise dan Retail.

  • IP Transit International (SuperNET & SuperNET MIX)
  • IP Transit Domestic (Super IIX)
  • Internet Exchange (Mora-IXP)
  • IP-VPN
  • NET-Hosting
  • Broadband & Dedicated Internet (Oxygen.id)
  • Oxygen.id HOME

Jasa Pusat Data
Suatu layanan Pusat Data yang tersedia di 6 Data Center Moratelindo ( Jakarta, Batam, Medan, Palembang, Surabaya dan Denpasar ) untuk kebutuhan Perusahaan Telco, ISP maupun Enterprise untuk sewa Rack dan fasilitas2 di Data Center.

  • Rack Colocation
  • DRC (Disaster Recovery Center)
  • VPS (Virtual Private Server)
  • Shared Hosting
  • Cloud Hosting (Private Cloud & Public Cloud – MORA CLOUD)
  • Mora Cloud Express Connect (Direct Connect to Azure, AWS, Google Cloud)

Solusi Nilai Tambah
Suatu layanan Nilai Tambah yang menjadi bagian Total Solusi yang disiapkan Moratelindo kepada seluruh pelanggan-pelanggan.

Infrastruktur
Suatu layanan dengan pemanfaatan infrastruktur yang telah dimiliki atai telah dibangun oleh Moratelindo untuk dapat dimanfaatkan oleh Pelanggan-pelanggan baik Operator Telco dan ISP dengan skema sewa fasilitas infrastruktur, sehingga dapat menghemat biaya investasi dan waktu dalam penggunaan fasilitas infrastruktur tersebut.

Dasar Hukum Pendirian

  • PT Mora Telematika Indonesia (Perusahaan) didirikan berdasarkan Akta No. 30 Agustus 8, 2000 yang dibuat sebelum Daniel Parganda Marpaung, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini disetujui oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C-25621.HT.01-01.TH.2000 tanggal 21 Desember 2000, diumumkan dalam Lembaran Negara No. 58 tertanggal 20 Juli 2007, Tambahan No. 7264. Anggaran Dasar Perusahaan telah disesuaikan dengan Undang-Undang Perusahaan Indonesia berdasarkan Akta Keputusan Rapat No. 5 Februari 11, 2008, dibuat di hadapan Tahir Kamilli, SH, MH, M. Kn., Notaris di Jakarta. Akta mana yang telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Keputusan No. AHU-26803.AH.01.02 Tahun 2008 tanggal 21 Mei 2008 dan telah terdaftar dalam Daftar Perusahaan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Perusahaan. dengan No. AHU-0039229.AH.01.09.Tahun 2008 tanggal 21 Mei 2008.
  • Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, dan perubahan terakhirnya adalah sehubungan dengan perubahan struktur permodalan perseroan, sebagaimana tercantum dalam Akta Pernyataan Keputusan Edaran Seluruh Pemegang Saham No. 39 tanggal 21 Desember 2021, dibuat di hadapan Aulia Taufani,SH, notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, dan telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan HAM RI sebagaimana dalam Surat Nomor AHU-0074543.AH.01.02.Tahun 2021 dan telah diterima dan dicatat didalam Sistem Administrasi Badan Hukum oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan no. AHU-AH.01.03-0489651 tanggal 22 Desember 2021.
  • Perusahaan mulai beroperasi pada tahun 2000. Perusahaan berdomisili di Jakarta dan berkantor di Grha 9 Jalan Penataran No. 9 Menteng, Jakarta Pusat 10320.

Tanggal Pendirian

  • 8 Agustus 2000

Modal Dasar

  • Rp 2.112.120.439.015

Modal ditempatkan dan disetor

  • Rp 2.112.120.439.015

Jumlah Karyawan

  • 1,570 Karyawan


Tonggak Sejarah




  • 2000
  • 07
  • 08
  • 10
  • 16
  • 17
  • 18
  • 19
  • 20
  • 21

2000

Perseroan resmi berdiri dan memulai usahanya sebagai penyedia layanan internet dan kartu telepon.




2007

Bertransformasi menjadi perusahaan penyedia jasa infrastruktur telekomunikasi dengan membangun jaringan kabel serat optik sepanjang 7,5 km di Pulau Jawa.





2008

Pembukaan kantor internasional di Singapura yaitu Moratel International Pte, Ltd. serta membangun kabel laut Moratelindo International Cable-System One (MIC-1) yang menghubungkan Jakarta dengan Singapura.





2010

Memperoleh lisens Facilities-Based Operations (FBO) dari Pemerintah Singapura untuk membangun jaringan kedua yang menghubungkan Batam-Dumai-Malaysia (submarine).





2016

Dipercaya untuk menjalankan proyek strategis nasional infrastruktur prioritas Pemerintah Indonesia, yaitu Proyek Palapa Ring Barat dan Palapa Ring Timur. Proyek Palapa Ring bertujuan untuk membangun infrastruktur telekomunikasi berupa pembangunan serat optik di seluruh Indonesia.





2017

Melakukan Penawaran Umum Obligasi I Moratelindo Tahun 2017 dengan kode “MORA” di Bursa efek Indonesia dengan nilai obligasi Rp1 triliun dengan peringkat idA (Single A) dari PEFINDO, yang terdiri dari obligasi Seri A senilai Rp540 miliar dan obligasi Seri B senilai Rp460 miliar.





2018

Proyek Palapa Ring Paket Barat beroperasi sesuai dengan Surat dari Balai Penyedia dan Pengelolaan Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika No. SS 64/KOMINFO/BPPPTI/ME.000/03/2018 tertanggal 2 Maret 2018 tentang Penerimaan Fasilitas proyek Palapa Ring Paket Barat.





2019

  • Melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Moratelindo senilai Rp3 triliun, di mana pada tahun 2019 Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Moratelindo Tahap I Tahun 2019 dicatatkan dengan nilai Rp1 triliun dengan peringkat idA(sy) (Single A Syariah) dari PEFINDO.
  • Proyek Palapa Ring Paket Timur beroperasi sesuai dengan Surat dari Balai Penyedia dan Pengelolaan Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika No. SS 899/KOMINFO/ BAKTI.31/KS.000/08/2019 tertanggal 29 Agustus 2019 tentang Penerimaan Fasilitas Proyek Palapa Ring Paket Timur.




2020

  • Bersama PT Bhumi Pandanaran Sejahtera (Perseroda) dalam kerangka Kerja Sama Operasi (KSO) melaksanakan Proyek Kerjasama Penyediaan Pelayanan Publik Prasarana Pasif Telekomunikasi di wilayah Kota Semarang untuk masa periode kerja selama 20 (dua puluh) tahun. Proyek Pelayanan Publik Pembangunan Saluran Kabel Serat Optik dan Menara Telekomunikasi Selular Bersama Kota Semarang resmi dimulai setelah dilaksanakan peletakan batu pertama (Groundbreaking Ceremony) pada 16 September 2020.
  • Melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Moratelindo Tahap II Tahun 2020 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Moratelindo Tahap III Tahun 2020.




2021

  • Mengembangkan pasar ritel baru FTTH/FTTX diluar wilayah Jawa.
  • Melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Moratelindo Tahap IV Tahun 2021.
  • Perseroan menyelenggarakan RUPS Tahunan melalui Keputusan Edaran Para Pemegang Saham sebagai Pengganti RUPS Tahunan untuk Tahun Buku 2020. Salah satu poinnya adalah keputusan pemegang saham untuk membagikan dividen atas hasil usaha tahun buku 2020 serta dividen atas sebagian laba ditahan untuk tahun buku 2019 dengan total dividen saham yang dibagikan kepada pemegang saham PT GLB dan PT CKM sebesar Rp1.155.293.540.000.
  • Perseroan menerbitkan saham Seri C sebanyak 151.771 lembar saham yang diambil bagian seluruhnya oleh PT Smart Telecom (Anak Perusahaan PT. Smartfren Telecom Tbk) sehingga mengakibatkan PT Smart Telecom masuk sebagai pemegang saham baru Perseroan dengan kepemilikan saham sebesar 20,51%.
  • Perseroan melakukan akusisi 145.730 lembar saham PT Indo Pratama Teleglobal (“IPT”) atau 65% dari total kepemilikan IPT. Akuisisi ini dalam rangka meningkatkan ekpansi bisnis dan yang akan berdampak positif pada kinerja dan kondisi keuangan Perseroan.
  • Perseroan melakukan Peningkatan Modal Dasar, Disetor dan ditempatkan Perseroan dari Rp658.750.971.015 menjadi Rp2.112.120.439.015 dimana atas peningkatan modal tersebut diambil bagian oleh Para Pemegang Saham Perseroan secara proporsional.





Sejarah Singkat Perusahaan

Moratelindo didirikan pada tahun 2000 dan memulai bisnisnya sebagai penyedia layanan internet dan kartu panggil dan saat ini telah tumbuh dan menjadi salah satu operator independen terbesar dari jaringan telekomunikasi grosir di Indonesia.

Pada tahun 2007, Moratelindo berubah menjadi penyedia layanan infrastruktur telekomunikasi dengan menyelesaikan jaringan serat optik sepanjang 7,5 km di Jawa; menawarkan keunggulan dalam infrastruktur jaringan serat optik dan industri telekomunikasi. Keunggulan ini mendorong Moratelindo untuk terus berkembang secara global.

Setahun sebelum penyelesaian jaringan kabel serat optik 7,5 km, Moratelindo mendirikan kantor internasional di Singapura dan menyelesaikan kabel laut Moratelindo International Cable - System One (MIC-1) yang menghubungkan Jakarta dan Singapura.

Pada tahun 2010, pemerintah Singapura memberikan lisensi Operasi Berbasis Fasilitas (FBO) sebagai gateway untuk layanan leased line internasional.

Pemerintah Indonesia juga memberi kepercayaan kepada Moratelindo untuk mendukung pengembangan infrastruktur lokal nasional dengan memberikan izin dan lisensi seperti JARTUP (Jaringan Tertutup), NAP (Titik Akses Jaringan), ISP (Penyedia Layanan Internet), JARTAPLOK (Jaringan Tetap Lokal), dan juga dipercaya untuk membangun dan mengoperasikan pusat data nasional, yaitu Nusantara Internet Exchange (NIX).

Sepanjang 2010 hingga 2012, Moratelindo sangat agresif dalam mengembangkan jaringan internasional dengan menyelesaikan pengembangan BDM (Batam-Dumai-Malaka) dan B3JS (Jakarta-Bangka-Bintan-Batam-Singapura). Total jaringan serat optik yang diselesaikan pada 2012 adalah 7.600 km. Di wilayah domestik, Moratelindo memperkuat jaringannya dengan membangun Sumatra Backbone pada tahun 2010, dan infrastruktur metro-e pada tahun 2014, sehingga total jaringan yang dimiliki pada tahun 2014 adalah 9,700 km.

Saat ini, Moratelindo sedang mengembangkan jaringan serat optik terpanjang kedua di Indonesia yang membentang dari Denpasar-Jawa-Sumatra ke Singapura. Untuk melengkapi tonggak sejarahnya, Moratelindo menciptakan inovasi baru pada tahun 2016 dengan menjangkau pasar ritel (FTTx) melalui merek "Oxygen.id".

Pada tahun 2016, Pemerintah Indonesia mempercayakan Moratelindo untuk menjalankan proyek strategis nasional dengan menunjuk Moratelindo sebagai pemenang tender Palapa Ring Barat dan Palapa Ring Timur. Dengan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), melalui anak usahanya yaitu PT Palapa Ring Barat (PRB) dan PT Palapa Timur Telematika (PTT), Moratelindo telah berhasil membangun jaringan fiber optic dengan total panjang jaringan mencapai 10.710 km, dimana PRB membangun sepanjang 2.256 km jaringan fiber optic darat yang menghubungkan wilayah Riau, Kepulauan Riau, Natuna dan Singkawang; dan PTT membangun sepanjang 8.454 km jaringan fiber optic yang terbagi menjadi 50% jaringan fiber optic laut, 45% jaringan fiber optic darat dan 5% microwave links, yang menghubungkan wilayah NTT, NTB, Maluku, Papua dan Papua Barat. Jaringan Palapa Ring Barat sudah mulai beroperasi sejak tahun 2018, sedangkan Jaringan Palapa Ring Timur mulai beroperasi sejak tahun 2019. Melibatkan kedua proyek ini adalah salah satu komitmen Moratelindo untuk berpartisipasi dalam “Membangun Negeri”.

Sebagai salah satu perusahaan penyedia jasa infrastruktur telekomunikasi terbesar di Indonesia, saat ini Moratelindo telah menggelar jaringan kabel serat optik (fiber optic) sepanjang 36.951 km yang terdiri dari jaringan fiber optic darat dan laut. Jaringan fiber optic tersebut meliputi Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku Barat Daya, Papua, Papua Barat, Singapura dan Malaka. Moratelindo akan terus membangun jaringan fiber optic di seluruh kota-kota yang ada di wilayah Indonesia sampai dengan terpenuhinya semua kebutuhan telekomunikasi masyarakat Indonesia .

Setelah berhasil melakukan paparan publik pada bulan November 2017, Moratelindo berhasil menerbitkan obligasi pertamanya berjudul "Penawaran Umum Obligasi I Moratelindo" dengan total obligasi Rp1 Triliun.

Obligasi tersebut terdiri dari 2 (dua) seri, yaitu Obligasi Seri A yang ditawarkan dengan harga Rp540.000.000.000 dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak tanggal penerbitan dan akan jatuh tempo pada tanggal 6 Desember 2020 dan Obligasi Seri B yang ditawarkan sebesar Rp. 460.000.000.000 dengan jangka waktu 5 (lima) tahun sejak tanggal penerbitan dan akan jatuh tempo pada tanggal 6 Desember 2022. Penawaran Umum Obligasi Moratelindo 2017 I ini dicatatkan di Bursa Efek Indonesia. Untuk Penawaran Umum Obligasi ini, Moratelindo telah memperoleh peringkat idA (Single A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia.

Pada tahun 2018, Moratelindo menandatangani perjanjian usaha patungan dengan PT Bandung Infra Investama (Perseroda) (BII) terkait dengan infrastruktur telekomunikasi pasif di kota Bandung. Moratelindo dan BII akan membentuk manajemen KSO Bandung Infrastruktur Pasif Telekomunikasi untuk melaksanakan pembangunan dan pengoperasian proyek telekomunikasi telekomunikasi pasif di kota Bandung selama 25 tahun.


Visi, Misi dan Nilai


“Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan telah bersama-sama membahas, mengkaji, dan menyetujui Visi dan Misi Perusahaan, serta berkomitmen untuk melaksanakan Visi dan Misi tersebut dalam menghadapi ekosistem bisnis yang selalu dinamis.”

VISI
Secara aktif melakukan perubahan terhadap negara untuk menjadi masyarakat digital terkemuka.

MISI
Mengembangkan infrastruktur telekomunikasi terbaik di kelasnya dan memimpin ekosistem layanan telekomunikasi dan digital.


NILAI
1. Memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan melalui layanan prima.

  • Selalu memberikan yang terbaik bagi kepuasan pelanggan dan berusaha selalu memahami kebutuhan pelanggan yang dinamis.
  • Fokus terhadap SERVICE EXCELLENCE.

2. Merangkul dan mendorong perubahan.

  • Mampu menyiapkan tindakan penyesuaian dan perbaikan dalam rangka menyikapi tuntutan perubahan teknologi dan lingkungan bisnis.
  • Fokus terhadap CHANGE.

3. Membangun semangat tim yang positif dan komunikasi yang terbuka.

  • Menj aga ke s a tuan t im dengan mengedepankan kebersamaan dan komunikasi yang baik.
  • Fokus terhadap TEAM WORK.

4. Inovatif dan berpikiran terbuka.

  • Selalu mencari cara dan ide baru dalam rangka mencapai tujuan.
  • Fokus terhadap INNOVATIVE.

5. Penuh antusias.

  • Menjalankan tugas dan kewajiban dengan antusias sehingga mampu meraih hasil yang optimum.
  • Fokus terhadap BE PASSIONATE.

6. Rendah hati dan bertindak penuh integritas.

  • Menjunjung ni lai-ni lai kejujuran dan menggiatkan perilaku profesional dan selalu memberikan yang terbaik.
  • Fokus terhadap INTEGRITY.